Profil Biomuda™
PT. Biosis Multi Daya (BIOMUDA) adalah sebuah perusahaan swasta nasional yang berada di bawah manajemen iman-group telah berdiri sejak tahun 2006 dan telah mempekerjakan para profesional dan tenaga muda yang terampil.
Kami menjalankan berbagai kegiatan usaha antara lain : Pest & Rodent Control, Termite Control, Fumigation, Cleaning Service, Landscaping, Catering, Security, Tax & Finance Service, Agribusiness, Building Construction & Maintenance, Interior & Exterior Design, General Trading & Contractor.
Pelanggan kami terdiri dari berbagai segmen usaha seperti hotel, apartemen, restoran, mall, bank, asuransi, rumah sakit, gedung perkantoran (swasta/pemerintah), pabrik, pergudangan, perumahan, dan lain-lain.
Dalam menjalankan segala kegiatan usaha, kami menjunjung tinggi nilai-nilai kepercayaan, komitmen, dan konsisten (trust, commitment, consisent). Kesukesan bisnis kami adalah menciptakan suatu longterm relationship yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, namun juga memperhatikan nilai-nilai religi, sosial, kemanusian, lingkungan, dan lain-lain.
Salam Manajemen BMJ
Media Sosial
Kata Mutiara
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan terjadi berbagai fitnah (kekacauan dan permusuhan). Pada saat itu, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan. Orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Barangsiapa yang menceburkan diri ke dalamnya niscaya dia akan ditelan olehnya. Dan barangsiapa yang mendapatkan tempat perlindungan hendaklah dia berlindung dengannya.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-Fitan [7081] dan Muslim dalam Kitab al-Fitan [2886])(HR. Bukhari dalam Kitab al-Fitan [7081] dan Muslim dalam Kitab al-Fitan [2886])
Dari Abu Musa radhiyallahu’anhu, beliau menceritakan bahwa para Sahabat bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah! Islam manakah yang lebih utama?” Beliau menjawab, “Yaitu orang yang membuat kaum muslimin yang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-Iman [11] dan Muslim dalam Kitab al-Iman [42])(HR. Bukhari dalam Kitab al-Iman [11] dan Muslim dalam Kitab al-Iman [42])